Mengintip Cerita Baby Blues Pada Ibu Baru Dan Cara Melawannya

2 min read

Baby Blues Pada Ibu Baru

Setiap wanita memiliki cerita unik tersendiri ketika postpartum blues menyerangnya. Ada pula yang merasa sedih berkelanjutan tanpa diketahui alasannya, ada pula yang mudah tersinggung hingga mudah marah, atau sekedar menatap si kecil saja rasanya enggan. Berikut cerita baby blues yang mungkin dirasakan oleh para wanita lainnya.

Mengenal Lebih Dalam dengan Baby Blues

Postpartum blues atau lebih populer dikenal baby blues, merupakan gangguan terhadap suasana hari seorang ibu pasca melahirkan akibat perubahan hormon. Ketika syndrom ini mulai menyerang, para wanita merasa sedih dan mudah menangis meski tidak diketahui alasannya. Dalam beberapa kasus, kondisi ini dapat terjadi hingga berbulan bulan lamanya.

Umumnya postpartum mulai dirasakan ketika menginjak minggu pertama pasca melahirkan, dan bertahan kurang lebih 2 minggu lamanya. Sebenarnya keluhan tersebut tidak dirasakan terus menerus, namun terkadang bisa dirasakan namun kadang kala juga tidak. Meski terkesan sepele, ternyata keluhan ini dapat berubah menjadi depresi ketika tidak menemukan solusinya.

Perlu Anda ketahui bahwa penyebab dari postpartum hingga kini masih belum diketahui pasti, namun setidaknya ada beberapa hal yang dapat memicu seorang ibu mengalaminya. Mulai dari perubahan hormon yang cukup drastis, tubuh merasa lelah, sulit tidur, serta sulit beradaptasi sejak menjadi ibu adalah faktor penyebabnya.

Pengalaman Melawan Postpartum Pasca Melahirkan

Melawan Postpartum Pasca Melahirkan

Setiap wanita memiliki cerita baby blues yang berbeda, meski ciri yang dimunculkan hampir serupa. Dalam beberapa kasus, seorang ibu mulai merasa lelah dan sedih setiap dirinya ditinggalkan sendiri dengan sang buah hati. Tanpa ada alasan mendasar, kesedihan yang dirasakan berhasil menurunkan butiran air mata yang tidak dapat dihentikan.

Ketika diingat kembali, Anda menyadari bahwa selama proses persalinan pasangan tidak pernah lepas dari pandangan. Bahkan para keluarga tercinta datang berkunjung dan menemani Anda melewati hari hari menjadi orang tua. Namun entah bagaimana, hati terasa hampa walaupun tidak ada satupun yang berubah.

Perasaan tertekan semakin muncul ketika para wanita harus tinggal bersama dengan orang tua maupun mertua, sebab pola asuh yang diterapkan sedikit berbeda hingga memunculkan perdebatan. Belum lagi dengan jahitan yang melintang belum kering dan terasa sakit ketika tubuh digerakkan, sehingga Anda harus berada di posisi yang sama selama berjam jam lamanya.

Perasaan tertekan dan lelah kembali menjadi satu, ketika melihat orang lain lebih dominan mengasuh si kecil. Sedangkan di lain sisi, si kecil terus menerus menangis ketika Anda berusaha menggendong dan menyusuinya. Tampaknya cerita baby blues ini banyak terjadi, terutama Anda baru saja dikaruniai anak pertama.

Rasa lelah seakan belum selesai dirasakan, Anda akan dibuat jengkel ketika pasangan tidak mampu memahami keluhan yang dilontarkan. Meski menangis karena lelah, kadangkala ibu merasa diabaikan tanpa ditenangkan atau diberikan motivasi agar tetap bersemangat. Tentu saja kondisi ini semakin membuat Anda ingin menangis sekencang kencangnya.

Berbagai Cara Mengusir Postpartum Blues

Jika menyadari perubahan suasana hati yang terlalu ekstrim dan merasa lelah, cobalah menghibur serta menenangkan diri sendiri dengan melakukan hal yang Anda sukai. Misalnya saja saling mengirimkan pesan dengan sahabat tercinta, berselancar santai di internet, hingga berjalan jalan santai di sekitar kompleks rumah bisa menjadi alternatifnya.

Sayangnya masih banyak ibu yang merasa kesulitan mencari waktu luang untuk memanjakan dirinya. Tidak perlu khawatir, karena Anda bisa memanfaatkan waktu ketika si kecil tertidur pulas untuk memanjakan diri. Bahkan tidak ada salahnya mengajak si kecil berjalan jalan di teras depan rumah untuk mencari udara segar.

Ketika Anda mulai terbiasa dengan perubahan hidup karena kehadiran sang buah hati, kini perasaan menjadi lebih tenang seiring berjalannya waktu. Perasaan semakin bersemangat ketika sahabat dan keluarga mengunjungi Anda dan sang bayi. Di saat itulah, Anda bisa berbagai cerita baby blues untuk menenangkan diri.

Setiap pasangan tentu menyambut kelahiran si kecil dengan suka cita, namun karena beberapa faktor sang ibu justru merasa sedih hingga depresi akibat postpartum blues. Kondisi ini dapat terjadi baik pada anak pertama maupun selanjutnya dengan rentan waktu yang berbeda, sehingga Anda harus bisa mencari solusi agar rasa lelah berlebih dapat menghilang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *