Mengintip 5 Tips Jitu Menjalani Hidup Single di Usia Matang

2 min read

Menjalani Hidup Single di Usia Matang

Waktu terus berjalan, usia pun semakin bertambah. Tidak terasa saat ini anda sudah masuk usia matang untuk menikah. Sahabat, teman, bahkan mantan sudah silih berganti naik ke pelaminan, membuat anda yang single menjadi tertekan karena terus ditanya kapan menikah. Tidak perlu stres, yuk intip tips menjalani hidup single dengan baik berikut.

Tips Ampuh Bahagia Hidup Single

Berucap Syukur Setiap Pagi

Banyak orang yang berkata bahwa memulai hari sebagai single di usia yang matang itu berat. Namun kenyataannya tidak begitu, anda bisa menjalani hari seperti biasa tanpa perlu khawatir mengenai apa yang terjadi esok. Agar suasana hati dimulai dengan baik, maka anda bisa mencoba selalu berucap syukur di pagi hari.

Biasakan diri dengan bersyukur ketika bangun di pagi hari, bersyukur atas semua yang telah terlewati dan bagaimana anda sudah berhasil sampai di tahap ini dengan kuat. Sembari menggeliat manja di atas kasur hangat tersayang dan menghela napas sejenak, ucaplah syukur atas apa yang anda lalui. Meski terdengar sepele, anda jadi bisa memulai hari dengan perasaan damai.

Upgrade Diri

Tips menjalani hidup single selanjutnya yang bisa anda lakukan yaitu melakukan upgrade skill yang dimiliki oleh diri. Selain memberi kesempatan diri untuk mendapatkan kemampuan baru, anda juga bisa sekaligus memiliki kesempatan untuk me time. Mempunyai pasangan itu membuat waktu me time yang dimiliki menjadi berkurang.

Jadi saat anda masih single seperti saat ini, maka menjadi momen yang tepat untuk mendapatkan waktu me time yang berkualitas. Anda bisa melakukan hobi, atau melakukan berbagai hal yang berfaedah lainnya. Misalnya belajar memasak, sehingga yang dulunya hanya bisa mengolah mie instan sekarang dapat menghasilkan berbagai masakan lezat.

Geluti Kegiatan yang Disukai

Geluti Kegiatan yang Disukai

Memiliki pasangan berarti anda harus menyesuaikan berbagai kegiatan dengannya. Sebab mungkin ada saja sesuatu yang anda sukai mungkin bentrok dengan keinginan pasangan anda. Maka dari itu selama masih sendiri, anda bisa coba geluti dan mendalami kegiatan yang anda sukai. Ini menjadi tips menjalani hidup single berikutnya yang patut anda terapkan.

Misalnya anda suka wisata kuliner, maka ini saatnya mencoba aneka kuliner dari di pinggir jalan hingga berbagai restoran ternama. Tanpa ada pasangan yang protes panjang lebar, kini anda bisa bermesraan lagi dengan berbagai kegiatan yang digemari. Selama aktivitas tersebut dalam tahap wajar dan tidak merugikan siapapun, kenapa tidak ?

Tidak Baper Mengingat Masa Lalu

Masa lalu mungkin memang tidak semudah itu dilupakan, terlebih bila mengingat mantan yang sudah terlebih dahulu melangkah ke jenjang pelaminan. Padahal dulu doi bilang tidak bisa hidup tanda anda, namun saat ini ia sudah berumah tangga. Selama kesehatan fisik dan psikis masih dalam keadaan baik, maka teringat akan masa lalu bukan menjadi hal yang mustahil untuk terjadi.

Tidak masalah, memori tersebut hanya sebagai pengingat bahwa dari deretan para mantan tersebut anda belajar banyak hal untuk bekal di kemudian hari. Hanya saja kondisikan perasaan, jangan sampai memori yang muncul membuat anda baper dan terpuruk. Tidak baper ketika mengingat mantan menjadi tips menjalani hidup single yang wajib untuk anda terapkan.

Percaya Setiap Orang Memiliki Versi Bahagianya Sendiri

Langkah selanjutnya yang bisa anda lakukan yaitu tanamkan kepada diri sendiri bahwa hidup setiap orang itu berbeda. Begitu juga dengan bagaimana memperoleh kebahagiaan. Mungkin sebagian orang dianugerahi Tuhan kebahagiaan dengan ditambah menikah sekarang, lain lagi ceritanya dengan anda.

Untuk anda, mungkin dengan hidup melajang di usia ini merupakan cara terbaik dalam menyenangkan diri. Anda bisa bermanja manja dengan diri sendiri, atau menghabiskan waktu berharga bersama keluarga dan teman teman. Banyak cara lain lainnya yang bisa anda lakukan untuk tetap bahagia meski hidup melajang di usia yang semakin matang.

Meskipun mantan sudah menikah lebih dulu, bukan berarti anda kalah saing dan membuat hidup jadi terpuruk. Menikah bukan kompetisi, dan bukan aib jika anda belum naik ke pelaminan di usia saat ini. Meski menikah layaknya berbuka puasa yang lebih baik disegerakan, namun adzan maghrib di setiap tempat waktunya tidak selalu sama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *