Mengintip 5 Fakta Penting Baby Blues, Sindrom pada Wanita Pasca Melahirkan

2 min read

Fakta Penting Baby Blues

Di Indonesia, kasus seperti ibu yang membuang bayi atau membunuhnya bayinya sempat ditemukan. Masyarakat banyak yang berspekulasi dan mulai mengaitkan fenomena ini dengan sindrom baby blues, dimana sindrom tersebut memang banyak muncul pada wanita pasca melahirkan. Namun sebelum itu, berdasarkan baby blues ppt yang banyak beredar, kenali fakta pentingnya berikut.

Fakta Baby Blues Syndrome

Berbeda dengan Postpartum Depression

Banyak yang salah mengira, dan menganggap bahwa baby blues syndrome atau postpartum distress sama halnya dengan postpartum depression. Padahal keduanya adalah hal yang berbeda, meski sama sama merupakan gangguan yang dapat dialami oleh wanita setelah melahirkan. Untuk postpartum distress, sindrom ini bisa menghilang dengan sendirinya.

Sedangkan postpartum depression, biasanya bisa saja membutuhkan penangan yang lebih intens. Sebab gangguan mental ini bisa bertahan lebih dari dua minggu, berbulan bulan, bahkan satu tahun pasca melahirkan. Baby blues memang memiliki gejala cemas dan khawatir, namun hal ini tidak mempengaruhi kemampuan ibu dalam mengasuh bayinya.

Penyebab Sindrom Terjadi

Baby blues syndrome (BBS) bisa terjadi karena banyak hal seperti yang disebutkan dalam baby blues ppt, misalnya perubahan hormon dan kelelahan akibat proses persalinan. Ketika dalam masa kehamilan, hormon di dalam tubuh wanita akan meningkat, kemudian saat proses melahirkan hormon ini akan menurun. Perubahan tersebut bisa membuat emosi menjadi lebih labil.

Selain itu BBS juga bisa terjadi karena faktor faktor eksternal yang berasal dari lingkungan seseorang. Sebut saja seperti hubungan dengan pasangan yang buruk, mengalami kekerasan dalam rumah tangga selama masa kehamilan, tidak adanya dukungan suami dan keluarga, tuntutan pekerjaan yang tinggi, dan masih banyak lagi lainnya.

Dampak Terjadinya Sindrom

Meski postpartum distress ini termasuk gangguan mental yang ringan, dan bisa saja menghilang dengan sendirinya. Namun adanya sindrom tersebut jika dibiarkan dan tidak berusaha ditangani, maka bisa berdampak pada kehidupan sehari hari. Menurut seorang psikiater dari RSUP Dr Sardjito Yogyakarta, dampaknya bisa sangat terasa pada pihak suami.

Hal ini juga banyak diperbincangkan dalam baby blues ppt, karena suami bisa merasa stres sebab terus mengurus istrinya yang mengalami gangguan pasca melahirkan. Atau suami menjadi terisolir dari keluarga, karena keluarga tidak mengetahui adanya masalah sindrom tersebut. Pekerjaan pun menjadi terbengkalai, karena kebanyakan pria bingung untuk mengambil sikap.

Pencegahan Terjadinya Sindrom

Pencegahan Terjadinya Sindrom

Seperti kata pepatah yang banyak disebutkan, bahwa mencegah lebih baik dari pada mengobati. Maka sebaiknya anda melakukan pencegahan sebelum sindrom baby blues muncul pada diri atau orang terdekat anda. Pencegahan ini dapat dilakukan mulai dari masa masa kehamilan. Misalnya dengan mengikuti grup psikoterapi seperti yang banyak dilakukan pada kelompok senam hamil.

Cara tersebut diklaim mampu mengurangi risiko terjadinya depresi pada wanita, hingga 3 bulan setelah proses persalinan. Cara lain yang bisa diterapkan adalah melakukan terapi musik. Anda bisa bebas memilih genre musik sesuai dengan selera, namun sebaiknya pilih musik yang berirama lembut. Sebab seperti yang tertulis di baby blues ppt, musik keras bisa berpengaruh pada jantung bayi.

Penanganan Sindrom

Apabila ternyata sindrom baby blues ini sudah terjadi pada anda atau orang orang terdekat, maka anda bisa segera melakukan penanganan. Meski nantinya sindrom tersebut bisa hilang sendiri tanpa dilakukan perawatan, tentu akan lebih baik bila gangguan ini bisa hilang lebih cepat. Tidur yang berkualitas, dipercaya bisa membantu penanganan gangguan.

Dengan tidur, kondisi tubuh dan pikiran akan lebih santai dan tenang. Sehingga perasaan sedih, cemas, khawatir dalam merawat si kecil perlahan lahan bisa menghilang. Selain itu anda bisa meminta bantuan keluarga untuk mendapatkan waktu sendiri selama beberapa saat, hal ini dipercaya bisa membuat seseorang menjadi lebih tenang.

Melansir dari baby blues ppt yang banyak beredar, sebaiknya seorang ibu yang mengalami postpartum distress ini tidak menggunakan obat obatan untuk mengatasinya. Sebab penggunaan obat bisa membuat perasaan menjadi lebih buruk, bahkan bisa berdampak pada si kecil. Lain ceritanya, bila yang dialami adalah postpartum depression atau postpartum psikosis.

Jadi sebenarnya kasus pembuangan bayi atau pembunuhan bayi oleh ibunya sendiri, tidak bisa selalu dikaitkan dengan sindrom baby blues. Sebab gangguan ini biasanya masih dalam taraf yang ringan dan wajar. Kecuali bila yang dialami adalah depresi atau bahkan psikosis, sebab gangguan mental tersebut memiliki gejala yang lebih parah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *