Mengenal Penyebab Serta Contoh Kasus Baby Blues Yang Ada Di Sekitar Kita

2 min read

Penyebab Serta Contoh Kasus Baby Blues

Postpartum selalu hangat diperbincangkan oleh para wanita yang sudah menikah. Pasalnya fenomena satu ini membuat mereka lebih mudah marah, jengkel, atau bahkan menangis pasca melahirkan. Bahkan banyak contoh kasus baby blues yang terjadi di sekitar kita, hingga menimbulkan resiko tinggi bagi sang ibu maupun sang buah hati. Berikut kisahnya.

Penyebab Postpartum Blues Pasca Melahirkan

Ada beberapa penyebab seorang wanita terkena postpartum blues pasca bersalin, salah satunya yaitu kelelahan fisik yang tiada akhirnya. Pasalnya sang ibu harus mengurus bayi mungilnya sekaligus melakukan tugas utama sebagai seorang istri. Banyaknya pekerjaan yang harus dilakukan dalam satu waktu, tidak jarang membuat tubuh mudah lelah.

Jangankan untuk memanjakan diri sendiri, bahkan seringkali ibu harus terbangun di tengah lelapnya tidur karena mendengar si kecil menangis di sepertiga malam. Alhasil Anda harus menenangkannya agar tertidur kembali. Jika sudah demikian, jangan pernah sungkan meminta bantuan kepada pasangan atau keluarga untuk membantu.

Jika memperhatikan lingkungan sekitar, kemungkinan Anda menemukan sejumlah contoh kasus baby blues dengan gejala yang berbeda untuk setiap wanita. Salah satu penyebabnya, yaitu adanya tuntutan beradaptasi dalam waktu singkat sejak kehadiran sang buah hati di tengah keluarga. Mulai dari gaya hidup hingga aktivitas harian pun akan berubah drastis.

Tidak jarang perubahan mendadak tersebut membuat ibu merasa lelah berkelanjutan hingga mempengaruhi psikologisnya. Inilah mengapa pernikahan seharusnya dilakukan dengan penuh persiapan. Bukan hanya kesiapan finansial semata, namun bekal pengetahuan tentang bayi dan anak hingga persiapan mental adalah hal penting dilakukan.

Bukan hanya itu saja, bahkan perubahan bentuk fisik bisa menjadi pemicu postpartum blues pada wanita. Pasalnya wanita lekat dengan kecantikan, sehingga dirinya selalu ingin tampil maksimal bagi pasangannya. Alhasil ada rasa takut dan khawatir jika pasangan tidak lagi tertarik kepada dirinya, karena tubuhnya mengalami perubahan.

Kasus Postpartum Blues Pasca Melahirkan

Kasus Postpartum Blues Pasca Melahirkan

Kemungkinan fenomena postpartum tidak lagi asing terlihat, karena kondisi ini bisa saja terjadi kepada keluarga maupun sahabat tercinta Anda. Ketika masa itu datang, para ibu kesulitan mengontrol emosinya hingga berakibat buruk bagi dirinya sendiri tidak terkecuali untuk anak dan pasangannya. Bahkan dalam beberapa kasus, sang ibu melakukan tindakan di luar nalar.

Contoh kasus baby blues yang mengubur bayinya hidup hidup yang terjadi pada bulan Maret 2019 lalu misalnya. Pada awalnya, kondisi ini terjadi ketika sang ibu memasuki masa postpartum cukup parah hingga berubah menjadi depresi berat. Tentu saja kasus ini tidak bisa dipandang remeh, karena menyangkut psikologis seorang ibu.

Kasus lainnya tidak kalah mencengangkan, dimana seorang ibu nekat membunuh dirinya sendiri bersama dengan sang buah hati dengan cara terjun ke sebuah jembatan. Berita duka ini pun dibenarkan oleh pihak keluarganya, dimana sang ibu tengah mengalami postpartum blues hingga tidak ingin menyusui bayinya pada bulan pertama pasca melahirkan.

Ada pula ibu yang tega menganiaya bayinya sendiri akibat postpartum blues yang dialaminya. Berita duka yang terjadi pada tahun 2017 lalu ini bahkan sempat viral karena terdapat video sebagai barang buktinya. Ketika kasus tersebut mencuat, bayi mungil itu pun dilindungi oleh Dinas Sosial demi menyelamatkannya.

Bahkan ada seorang ibu yang tega membunuh anak kandungnya yang masih berusia 2 minggu dengan menggunakan pisau dapur. Meski kasusnya sempat dibawa ke meja hijau, namun hukum terdakwa menyatakan bahwa sang ibu tengah mengidap sindrom postpartum. Oleh karenanya, beliau menyarankan sang ibu untuk berobat ke psikiater saja.

Contoh kasus baby blues yang berhasil menggemparkan masyarakat lainnya, datang dari seorang ibu yang nekat bacok pasangannya sendiri. Uniknya kondisi ini terjadi pasca melahirkan anak ketiga. Sang istri mengaku jika dirinya kesal, karena pasangannya meminta berhubungan badan ketika dirinya baru saja melahirkan dua bulan lalu.

Hingga saat ini, masih belum diketahui mengapa sebagian besar wanita pasca melahirkan terkena postpartum blues. Meski demikian, setidaknya ada beberapa penyebab yang dapat memicunya seperti kelelahan fisik hingga perubahan hormon. Belajar dari beberapa kasus yang ada, dapat diambil kesimpulan bahwa peran pasangan dan komunikasi memberikan pengaruh yang cukup besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *