Mengenal Lebih Dekat Depresi Postpartum, Tingkat Gangguan di Atas Baby Blues

2 min read

Depresi Postpartum, Tingkat Gangguan di Atas Baby Blues

Setelah melalui proses melahirkan, seorang wanita yang berubah peran menjadi ibu baru dapat berpotensi mengalami beberapa gangguan seperti baby blues. Namun ternyata tidak hanya sekadar baby blues saja, ada postpartum depression juga yang mengintai. Berdasarkan berbagai jurnal depresi postpartum pdf, gangguan ini tingkatannya lebih parah dari baby blues.

Lebih Dekat dengan Depresi Postpartum

Bagi sebagian orang, depresi postpartum atau postpartum depression mungkin masih terdengar asing. Gangguan ini memang tidak terjadi sebanyak baby blues, namun berdasarkan penelitian sejumlah 13 persen wanita di dunia bisa saja mengalami kondisi tersebut. Postpartum depression sendiri adalah masalah mental yang terjadi pasca melahirkan.

Kondisi depresi pada masa nifas tersebut bisa berpengaruh pada perilaku, bahkan kesehatan fisik si ibu. Terkadang memang kebahagian seseorang pasca persalinan bisa dibarengi dengan rasa sedih dan cemas, sehingga berdampak pada perubahan suasana hati yang cepat. Di sisi lain hal ini sebenarnya sangat wajar, karena adanya perubahan hormon di dalam tubuh.

Seperti yang disebutkan dalam jurnal depresi postpartum pdf, dalam masa nifas seorang wanita akan mengalami berbagai perubahan di dalam dirinya. Dimana tubuh akan berusaha kembali ke kondisi sebelum hamil, dan hormon estrogen serta progesteron mengalami penurunan yang drastis sehingga berakibat pada emosi yang menjadi labil atau mood swing.

Namun anda tentu harus waspada bila gejala yang timbul berlangsung dalam jangka waktu yang relatif lama, misalnya lebih dari 14 hari atau 2 minggu atau bahkan hingga beberapa bulan. Hal ini bisa menandakan terjadinya depresi postpartum, yang merupakan gangguan mental lebih serius ketimbang baby blues. Gangguan ini bahkan bisa bertahan setahun pasca melahirkan.

Tanda Tanda Umum Postpartum Depression

Tanda Umum Postpartum Depression

Senada dengan baby blues syndrome, depresi postpartum juga memiliki gejala yang bervariasi dan beberapa orang bahkan bisa mengalami gejala yang lebih parah dari lainnya. Singkatnya, gejala dari baby blues bisa juga menjadi tanda tanda awal dari adanya postpartum depression ini. Jadi apabila gejala baby blues berlangsung lama, anda perlu waspada.

Beberapa gejala dari gangguan mental satu ini di antaranya yaitu terjadinya perubahan suasana hati yang serius, kehilangan nafsu makan, susah tidur, merasa sangat lelah, semangat berkurang atau tidak tertarik pada hal yang biasanya di sukai, mudah marah, mudah tersinggung, sedih dan menangis tanpa alasan yang jelas, serta gelisah berlebihan.

Ada juga beberapa yang lebih parah seperti disebutkan pada jurnal depresi postpartum pdf, yaitu ibu bisa merasa tak berharga dan tidak memiliki harapan sehingga mencoba menyakiti diri sendiri maupun bayinya. Gejala ini sendiri bisa muncul setelah proses melahirkan, maupun beberapa bulan kemudian pasca proses persalinan tersebut.

Postpartum Rage

Dalam istilah postpartum depression, banyak juga yang membahas mengenai postpartum rage. Postpartum rage ini adalah gejala dari depresi postpartum itu sendiri, yang ditunjukkan melalui luapan emosi. Postpartum rage tersebut dapat dipicu atau dipancing dari hal hal kecil, misalnya si kecil yang terbangun di tengah malam setelah ditidurkan.

Bahkan postpartum rage tidak selalu berhubungan dengan bayi, berbagai masalah sepele lainnya juga bisa menjadi pemicu timbulnya kondisi tersebut. Misalnya saja cucian pakaian kotor yang menumpuk, suami yang lupa untuk mematikan lampu kamar mandi, dan lain sebagainya juga kerap menjadi pemicu amarah pada ibu yang mengalami depresi.

Cara Mengatasi Depresi Setelah Melahirkan

Cara mengatasi depresi setelah melahirkan bisa berbeda beda antara satu orang dengan lainnya, tergantung pada tingkat keparahan gejala yang muncul. Beberapa yang masih mengalami gejala ringan, maka bisa melakukan penanganan sendiri di rumah. Tentunya penangan ini dilakukan tidak lepas dari bantuan pasangan serta seluruh anggota keluarga.

Berdasarkan jurnal depresi postpartum pdf, apabila penanganan rumahan tidak kunjung membuahkan hasil. Maka sebaiknya segera berkonsultasi dengan ahlinya, seperti dokter maupun psikolog. Psikolog bisa membantu memberikan terapi, dan dokter dapat membantu penanganan dengan obat obatan seperti antidepresan dan lain sebagainya.

Semua gangguan mental yang terjadi pada diri seseorang memang tidak boleh dibiarkan begitu saja, karena bisa menghambat segala aktivitas di kehidupan sehari hari. Selain itu kondisi gangguan yang dibiarkan begitu saja, juga berpotensi menjadi masalah yang lebih parah. Tentunya anda tidak ingin sesuatu yang berbahaya terjadi pada diri, maupun orang tersayang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *