Mari Mengenal 5 Tanda Baby Blues Syndrome Pada Ayah, Orang Tua Baru Wajib Tahu

1 min read

Blues Syndrome Pada Ayah

Hampir seluruh wanita yang baru saja melahirkan mengalami postpartum blues. Namun siapa sangka jika sindrom satu ini tidak hanya menyerang para ibu baru saja, namun juga bisa terjadi kepada sang ayah meski gejala yang dimunculkan sedikit berbeda. Apa saja tanda baby blues syndrome pada ayah ? Silahkan simak berikut.

Pertanda Seorang Ayah Mengalami Postpartum Blues

Takut Akan Tanggung Jawab Baru

Ayah dikenal sebagai sosok kepala yang menyangga keluarganya agar tetap utuh dan harmonis. Dengan kata lain, pria memiliki tanggung jawab sangat besar bagi keluarganya terutama jika sudah menyandang status menjadi seorang ayah. Besarnya tanggung jawab yang harus diemban inilah, yang terasa menakutkan bagi sebagian pria.

Perasaan tersebut semakin menyeruak ketika menyadari ketakutan terhadap kegagalan menjadi sosok ayah ideal bagi anaknya kelak. Bahkan kehidupan seorang pria akan jauh berbeda dibandingkan dengan masa lajangnya, karena banyak sekali pertimbangan yang perlu dipikirkan. Sebagai ayah baru, wajar saja jika tanggung jawab baru ini membuat pria terkejut hingga muncul depresi.

Kurang Tidur

Kurang beristirahat merupakan salah satu pertanda baby blues syndrome pada ayah. Kondisi ini terjadi, karena tuntunan seorang ayah yang harus siap siaga serta merelakan berbagai hal untuk merawat si kecil. Terlalu fokus membantu sang istri untuk merawat bayi mungil yang baru saja lahir, terkadang para pria justru lupa bahwa dirinya juga perlu beristirahat sejenak.

Bahkan dalam beberapa kasus, tangisan bayi di sepertiga malam berhasil membuat kedua orang tuanya terbangun untuk menenangkannya kembali. Tangisan bayi di tengah malam tidak boleh disepelekan, karena ada kemungkinan dirinya lapar atau hanya ingin digendong. Jika kondisi ini terus berlanjut, wajar saja jika para pria merasa letih tidak berkesudahan.

Kurangnya Waktu Cuti

Kurangnya Waktu Cuti

Umumnya setiap perusahaan memiliki kebijakan yang berbeda terkait dengan jatah cuti untuk mengurus prosesi kelahiran sang buah hati sekaligus menemani sang istri selama masa bersalin. Jatah cuti hanya berlaku selama beberapa hari saja, sehingga pria harus kembali ke rutinitas pekerjaannya kembali ketika masa libur telah habis.

Sayangnya beberapa pria merasa jatah cuti yang diberikan perusahaan tidaklah cukup. Sebab pikiran sebagai ayah baru menjadi terbelah, yaitu untuk pekerjaan sekaligus memikirkan kondisi sang istri dan sang buah hati yang harus ditinggalkan di rumah. Kondisi ini yang dapat memicu depresi hingga postpartum blues.

Merasa Kurang Diperhatikan

Tanda baby blues syndrome pada ayah, yaitu adanya perasaan kurang diperhatikan oleh sang istri tercinta pasca melahirkan. Sebab sang istri lebih berfokus mencurahkan perhatian dan kasih sayangnya kepada sang buah hati. Alhasil muncullah perasaan iri terhadap sang buah hati, karena posisi dirinya seakan tergusur dengan kehadirannya diantara mereka.

Masalah Finansial

Masalah finansial termasuk salah satu penyebab para ayah baru mengalami sindrom satu ini. Sebab para pria dituntut untuk mengatur keuangan sedemikian rupa, agar kebutuhan harian setiap anggota keluarga dapat terpenuhi sempurna tanpa ada yang terlewatkan. Mulai dari makanan, popok, susu, dan tidak lupa perencanaan biaya untuk masa depan si kecil harus diperhitungkan.

Penghasilan bulanan kadangkala tidak mencukupi banyaknya kebutuhan yang harus dipenuhi. Para ayah baru pun semakin depresi, ketika sang istri harus berhenti bekerja karena harus fokus membesarkan buah hati tercinta mereka. Tentu saja tanda baby blues syndrome pada ayah ini sedikit berbeda dari para ibu baru.

Siapa yang akan menduga bahwa postpartum blues dapat terjadi kepada para pria berstatus sebagai ayah baru. Kondisi ini terjadi diakibatkan oleh beberapa faktor seperti penurunan kepercayaan diri menurun akibat ragu bisa menjadi kepala keluarga yang baik, atau ketakutan akan tanggung jawab yang baru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *