Harus Dilawan, Berikut 4 Tips Jitu Mengatasi Sindrom Baby Blues

1 min read

Harus DilMengatasi Sindrom Baby Blues

Postpartum blues kerap terjadi pada wanita pasca melahirkan dan terjadi selama kurang lebih 2 minggu atau sebulan. Bahkan gambar baby blues di sekitar kita, menggambarkan bahwa kondisi ini dapat mempengaruhi psikologis jika tidak mendapatkan penanganan. Hal ini yang menandakan bahwa semua ibu yang ada di dunia harus bisa mengatasinya dengan baik.

Tips Mengatasi Postpartum Blues

Lebih Terbuka dengan Pasangan

Salah satu kunci utama agar postpartum blues tidak semakin parah, adalah lebih terbuka dengan pasangan. Sebab tugas mengasuh anak bukanlah ada di tangan wanita saja, namun peran pasangan juga sangat berarti bagi tumbuh kembang si kecil. Dengan saling terbuka, Anda dan pasangan dapat saling mengerti karena semua keluh kesah tersampaikan dengan baik.

Jalinan komunikasi dengan pasangan penting untuk dijaga, karena lewat sanalah keduanya akan saling belajar dan saling bahu membahu untuk mengasuh sang buah hati tercinta. Meski pada awalnya terasa berat, namun berkat dukungan dan bantuan dari orang terkasih tentu beban terasa lebih ringan. Kemungkinan gambar baby blues sudah sering ditemukan di sekitar Anda.

Jangan Membebani Diri

Dapat mengasuh si kecil secara mandiri memang menjadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi para wanita. Namun jangan paksakan diri sendiri jika dirasa cukup sulit dilakukan sendiri. Sebaiknya kerjakan yang sanggup dikerjakan agar tidak kewalahan, dan tidak lupa meminta pasangan untuk turut andil dalam mengasuh si kecil.

Sebab membebani diri sendiri hanya akan menambah rasa lelah berlebih hingga memunculkan sindrom postpartum blues. Dalam kondisi terparahnya, kemungkinan sindrom tersebut dapat berubah menjadi depresi postpartum. Bahkan sudah banyak kasus ibu yang berani menyakiti anak dan pasangannya sendiri, yang merupakan gambar baby blues nyata di sekitar kita.

Mendapatkan Istirahat Cukup

Mendapatkan Istirahat Cukup

Minggu minggu pertama bersama si kecil, kemungkinan besar ibu akan kekurangan waktu untuk sekedar tidur sejenak. Hal ini disebabkan oleh si kecil yang dapat menangis kapan saja, bahkan ketika tengah malam sekalipun karena dirinya merasa haus atau ingin dipeluk oleh orang tuanya. Apabila kondisi tersebut terjadi selama berhari hari, tentu tubuh akan merasa lelah berlebih.

Demi menekan lelah berlebih, Anda bisa memanfaatkan waktu tidur si kecil untuk beristirahat sejenak demi memulihkan tenaga. Anda juga tidak perlu sungkan meminta bantuan dari pasangan dalam mengasuh si kecil selagi terlelap sejenak. Bantuan yang bisa diberikan pasangan cukup beragam, seperti mengganti popok atau mengajaknya bermain bersama.

Berbagai Cerita

Banyak dari kasus yang menyatakan bahwa ibu kesulitan untuk menyampaikan keluh kesahnya. Sedangkan dari sisi lainnya, sang ibu perlu untuk bersosialisasi dengan ibu yang baru saja melahirkan untuk saling bertukar cerita. Selama bertukar cerita itulah, mereka akan saling menguatkan dan mendapatkan tips dan trik dalam mengasuh si kecil.

Selain bertukar cerita dengan para ibu lainnya, Anda juga bisa memilih bercerita kepada pasangan sebagai alternatifnya. Pasangan yang sudah mengenal Anda lebih dalam, alhasil Anda dapat bercerita panjang lebar tanpa merasa sungkan atau menyembunyikan perasaan terdalam. Membutuhkan teman bercerita dan ditenangkan, merupakan gambar baby blues para wanita pasca melahirkan.

Meski terkesan sepele, sindrom baby blues tidak boleh diremehkan karena menyangkut kondisi psikologis seorang ibu. Ketika menyadari jika gejala postpartum mulai tampak, Anda pun harus berusaha mengontrolnya dengan baik. Jangan pernah sungkan meminta dukungan dari keluarga dan tentunya pasangan tercinta agar masa masa tersebut untuk melewatinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *