Bisa Dicegah, Yuk Intip 6 Penyebab Baby Blues pada Ibu Setelah Melahirkan

2 min read

Penyebab Baby Blues pada Ibu Setelah Melahirkan

Banyak wanita yang sedang dalam masa kehamilan merasa takut dengan issue baby blues syndrome. Pasalnya sindrom tersebut disebut sebut banyak terjadi pada wanita pasca melahirkan. Meski masih termasuk dalam gangguan yang ringan, alangkah lebih baiknya bila dapat mencegah adanya sindrom ini. Berikut penyebab baby blues yang perlu anda tahu untuk mencegahnya.

Penyebab dari Sindrom Baby Blues

Kesulitan Dalam Beradaptasi

Salah satu penyebab yang bisa membuat seorang wanita mengalami sindrom baby blues atau postpartum distress, yaitu karena kesulitan beradaptasi. Sebab saat memiliki seorang anak, terlebih untuk ibu baru, maka seorang wanita harus menyesuaikan diri dengan tanggung jawab yang baru. Peran serta tanggung jawab ini terkadang membuat seorang wanita sulit beradaptasi.

Untuk mencegahnya, maka sejak dalam masa kehamilan anda harus mulai belajar mengenai peran dan tanggung jawab sebagai seorang ibu. Anda bisa belajar dari ibu kandung atau ibu mertua, misalnya bagaimana cara yang benar dalam menggendong si kecil, memandikannya, membedong, dan lain sebagainya.

Kelelahan Mengasuh Bayi Baru Lahir

Bayi baru lahir memang belum mampu melakukan aktivitas seorang diri, sehingga ia membutuhkan bantuan anda sebagai ibunya. Terkadang karena kelelahan dalam mengasuh si kecil, bisa menjadi penyebab baby blues pada seorang wanita. Karena sindrom ini sendiri bisa muncul beberapa hari atau minggu setelah proses kelahiran.

Dalam jangka waktu tersebut, bila anda merasa sangat kewalahan dan lelah dalam mengasuh si kecil maka bisa menimbulkan postpartum distress. Untuk mencegah ini terjadi, sebelum anak lahir anda bisa berdiskusi dengan suami agar ia turut andil untuk menjaga si kecil. Misalnya bergantian bangun di malam hari ketika anak menangis, dan lain sebagainya.

Perubahan Tubuh Secara Drastis

Perubahan Tubuh Secara Drastis

Salah satu hal yang bisa menyebabkan munculnya baby blues syndrome, yaitu terjadinya perubahan tubuh secara drastis. Memang karena mengandung si kecil selama kurang lebih 9 bulan, tubuh seorang wanita otomatis akan mengalami perubahan. Meski si kecil sudah lahir pun, masa masa menyusui tidak bisa membuat tubuh bisa menjadi seperti sedia kala.

Perubahan tubuh yang dialami ini, untuk sebagian wanita terkadang bisa menjadi momok yang sangat menakutkan. Oleh sebab itu peristiwa ini bisa menjadi hal yang memicu adanya postpartum distress. Untuk mencegahnya, anda harus menanamkan dalam pikiran bahwa perubahan yang terjadi bukanlah masalah. Dan anda bisa mengubahnya nanti dengan pola hidup yang sehat.

Kadar Hormon Menurun

Penyebab baby blues pada wanita setelah melahirkan lainnya, yaitu karena kadar hormon yang menurun. Pada masa kehamilan kadar hormon estrogen dan progesteron pada wanita akan meningkat, yang kemudian menurun drastis setelah melahirkan. Penurunan ini bisa membuat emosi menjadi tidak stabil, dan memicu timbulnya postpartum distress.

Untuk meningkatkan kadar hormon, anda bisa mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin B, C, dan E. Lalu konsumsi kedelai, kurangi minum kopi, mengelola stres dengan baik, dan pastikan asupan gizi seimbang. Karena anda dalam masa menyusui, maka pastikan asupan gizi yang masuk terjaga nutrisinya untuk kebutuhan anda dan si kecil.

Sakit pada Payudara

Ketika wanita sudah melahirkan, maka ASI mulai bisa diproduksi. Dimana payudara akan menjadi cepat membesar dan bengkak. Bayi baru lahir sendiri biasanya akan menyusu setidaknya sekali dalam dua jam, bahkan beberapa bayi bisa menyusu lebih sering dari itu. Karena kebanyakan bayi memang mudah haus dan lapar sehingga intensitas menyusunya lebih sering.

Namun beberapa bayi juga ada yang sangat sulit menyusu, sehingga timbul permasalahan pada payudara seperti payudara menjadi bengkak serta ASI yang tidak lancar. Hal ini bisa membuat wanita merasakan sakit pada bagian payudaranya, dan menjadi penyebab baby blues. Untuk mencegah hal ini terjadi, anda bisa melakukan pompa ASI kemudian menyimpannya.

Penyebab dari sindrom baby blue sendiri sebenarnya bisa lebih banyak dari yang telah disebutkan di atas. Namun umumnya, gangguan tersebut paling banyak terjadi karena perubahan hormon. Oleh sebab itu penting bagi anda untuk menjaga pikiran tetap tenang, dengan cara melihat, mendengar, membaca, dan memenuhi diri dengan hal hal yang positif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *