Baby Blues Bisa Terjadi Pada Ayah, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya!

2 min read

Penyebab dan Cara Mengatasi Baby Blues Pada Ayah

Pengalaman baby blues ternyata tidak hanya terjadi pada wanita saja, namun kaum adam juga bisa mengalaminya. Baby blues sendiri sebenarnya adalah gangguan kecemasan yang sering terjadi pada wanita pasca melahirkan, karena perubahan hormon. Namun baby blues pada ayah tidak disebabkan oleh perubahan hormon, berikut penyebab dan cara mengatasinya.

Penyebab Baby Blues pada Ayah

Baby blues pada kaum adam, merupakan perasaan uring uringan yang terjadi ketika istrinya usai melahirkan. Kondisi tersebut biasanya banyak dialami para ayah setelah 3 hingga 6 bulan pasca kelahiran si kecil. Namun beberapa orang juga ada yang mengalami gejalanya lebih cepat atau lebih lambat dari waktu tersebut. Sejatinya baby blues ini lebih tepat bila dikatakan depresi.

Sebab baby blues sebenarnya diartikan sebagai sindrom yang muncul pada wanita akibat perubahan hormon. Namun depresi yang dialami pria usia kelahiran si kecil, pada akhirnya disebut juga sebagai baby blues bagi orang awam. Penyebab dari depresi ini juga amat beragam, dan bisa berbeda antara satu orang dengan orang lainnya.

Beberapa faktor yang melatarbelakangi pengalaman baby blues pada kaum pria di antaranya yaitu kurang tidur, takut dengan tanggung jawab baru, masalah finansial, waktu cuti yang hanya sebentar, kurang diperhatikan, serta istri yang mengalami baby blues. Kurang tidur bisa menyebabkan deperesi, terlebih ketika anda memiliki anak.

Keberadaan si kecil yang bisa terbangun tiba tiba di tengah malam, membuat anda harus lebih sigap dan merelakan waktu tidur. Padahal keesokan paginya anda harus tetap bekerja seperti biasanya, tentu berkurangnya waktu istirahat ini bisa membuat seseorang merasa depresi. Selain kurang tidur, seorang pria bisa mengalami baby blues karena takut dengan tanggung jawab baru.

Bagi sebagian pria, menyandang status sebagai seorang ayah dinilai cukup menakutkan. Karena ini berarti anda memiliki tanggung jawab yang lebih besar, semakin banyak hal yang perlu untuk dipertimbangkan, selain itu kehidupan anda tentunya tidak bisa sebebas sebelumnya. Kemudian masalah finansial juga bisa menjadi dalang terjadinya depresi ketika anak lahir.

Pasalnya kebutuhan bayi baru lahir sangat banyak, dan biayanya tidak bisa dibilang murah. Belum lagi ketika anda mulai memikirkan rencana pendidikan anak ke depannya, ditambah dengan istri yang harus berhenti bekerja karena harus merawat si kecil. Tentu masalah ini bisa membuat depresi, dan menyebabkan pengalaman baby blues terjadi pada kaum pria.

Pasca melahirkan, biasanya istri akan mencurahkan perhatian sepenuhnya pada si kecil. Hal ini terkadang bisa membuat sebagian pria merasa kehilangan dan kurang diperhatikan, terlebih dengan waktu cuti yang hanya sangat sebentar. Anda harus bekerja, memikirkan kondisi istri dan anak di rumah, namun tidak mendapat perhatian bisa membuat pria menjadi stres.

Selain itu kondisi dari istri yang baby blues sendiri juga bisa menyebabkan pria menjadi lebih rentan untuk mengalami hal serupa. Hal ini bisa terjadi karena seorang pria khawatir terjadi sesuatu yang buruk, akibat dari baby blues yang dialami oleh pasangannya. Kemudian beberapa faktor lain seperti memiliki riwayat gangguan mental, juga bisa menjadi faktor baby blues pada pria.

Cara Mengatasi Baby Blues pada Pria

rasa cemas berlebih

Baby blues adalah kondisi yang tidak bisa dibiarkan begitu saja, oleh sebab itu bagi anda yang mengalaminya harus segera mencari cara untuk mengatasinya. Bila dibiarkan, maka perasaan bisa menjadi lebih mudah tersinggung, tubuh tidak bertenaga, menarik diri dari keluarga, muncul rasa cemas berlebih, atau bahkan tidak bisa memulai ikatan batin dengan si kecil.

Cara mengatasi baby blues pada pria sendiri sebenarnya tidak terlalu sulit. Langkah pertama yang harus anda lakukan yaitu coba mengutarakan semua perasaan pada pasangan, sebab masalah anda ini adalah masalah keluarga yang bisa berdampak pada pasangan dan si kecil. Oleh karena itu istri perlu mengetahui hal tersebut, dengan begitu mungkin perasaan anda juga jauh lebih lega.

Istri bisa memberikan perhatian pada anda, masalah finansial dibicarakan bersama, dan lain sebagainya. Namun bila pengalaman baby blues itu semakin parah, maka disarankan sebaiknya anda menemui dokter atau psikolog. Dengan begitu anda bisa mendapatkan penanganan yang tepat, bisa berupa konseling atau psikoterapi.

Semua hal pada diri seseorang yang bisa menyebabkan perasaan tidak nyaman atau membuat kegiatan sehari hari terganggu, masa bisa disebut sebagai gangguan. Gangguan ini tidak bisa dibiarkan begitu saja termasuk juga baby blues pada pria. Karena bila dibiarkan begitu saja, bisa jadi menimbulkan masalah yang lebih serius.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *