Apa Itu Postpartum Pada Perempuan ? Cek Penjelasan Beserta Faktanya di Sini

2 min read

Apa Itu Postpartum Pada Perempuan ?

Mungkin sebagian orang sudah banyak yang mendengar istilah postpartum, dan gangguan gangguan yang bisa terjadi pada periode tersebut. Lantas sebenarnya apa itu postpartum ? Postpartum merupakan masa nifas yang dimulai dari bayi dilahirkan, hingga kandungan kembali seperti sedia kala sebelum kehamilan. Berikut fakta fakta dari postpartum pada perempuan.

Pengertian Masa Nifas Perempuan

Bila dibandingkan dengan istilah postpartum, masa nifas mungkin terdengar lebih umum meski keduanya adalah hal yang sama. Masa nifas ini adalah kondisi setelah bayi lahir hingga keadaan kandungan kembali ke bentuk semula sebelum kehamilan terjadi. Postpartum tersebut dihitung sejak seseorang melahirkan, hingga 6 minggu setelah proses tersebut.

Pada periode postpartum, seorang wanita akan mengalami beberapa perubahan pada tubuhnya. Sehingga organ organ yang berperan selama masa kehamilan akan kembali seperti pada kondisi sebelum hamil. Dan pada masa ini juga, vagina akan mengeluarkan darah (lochia atau lokia). Dimana cairan lochia yang berwarna merah gelap, akan keluar setelah proses persalinan.

Lochia tersebut mayoritas memang terdiri dari darah, dan akan berlangsung kurang lebih selama 1 hingga 3 hari yang kemudian disebut dengan lochia rubra. Setelah hari ketiga berakhir, maka cairan lochia akan menjadi lebih encer dan berwarna merah muda. Cairan tersebut disebut lochia serosa, dan terjadi kurang lebih selama 3 hingga 10 hari setelah kelahiran.

Secara umum, bila dikaitkan dengan apa itu postpartum, maka sebanyak 15 perempuan dapat mengeluarkan cairan lochia hingga 6 minggu selama periode nifas tersebut berlangsung. Dimana pada hari ke 10 hingga 14 cairan akan berubah menjadi kekuningan dan cokelat (lochia alba), dan akan keluar nyaris setiap hari dalam rentang waktu 2 hingga 3 minggu pertama.

Perlu anda ingat, bahwa cairan lochia yang keluar tidak memiliki bau yang menyengat serta volumenya bisa dibilang tidak terlalu banyak dan wajar wajar saja. Meski begitu, beberapa perempuan juga mengalami peningkatan volume cairan pada sekitaran hari ke 7 hingga ke 14. Namun perhatikan bagaimana bentuknya, bila tidak wajar maka sebaiknya segera periksakan ke dokter.

Hal yang Terjadi pada Tubuh Selama Periode Postpartum

Apa Itu Postpartum Pada Perempuan ?

Seperti yang sudah dijelaskan mengenai apa itu postpartum, yaitu masa ketika tubuh mengalami perubahan dimana organ organ kembali ke bentuk semula. Meski begitu anak yang lahir dari kandungan tentu membutuhkan ASI, sehingga membuat payudara mungkin akan terasa kencang dan bengkak yang membuat beberapa perempuan menjadi tidak nyaman.

Untuk mengurangi rasa tidak nyaman tersebut, anda bisa menggunakan pompa ASI atau menyusui si kecil. Namun bila rasa sakit yang dirasakan tidak bisa ditahan, maka anda bisa menghubungi dokter dan meminta saran terkait dengan obat penghilang rasa sakit yang boleh dikonsumsi oleh ibu menyusui. Di samping itu, beberapa kondisi lainnya juga akan anda rasakan.

Seperti rasa tidak nyaman pada area vagina, karena ibu yang melahirkan secara normal umumnya akan mendapat robekan di bagian sekitar vagina. Luka dari robekan ini mungkin akan sembuh dalam beberapa minggu atau bulan, tergantung pada tingkat keparahannya. Apabila terus merasa tidak nyaman, maka anda bisa menggunakan bantal yang tengahnya berlubang untuk duduk.

Selain rasa tidak nyaman pada area intim, anda mungkin akan mengalami kontraksi selama beberapa setelah melahirkan. Hal tersebut adalah respon dari tubuh, untuk mencegah terjadinya perdarahan berlebih. Anda mungkin juga akan cukup kesulitan untuk buang air kecil, karena terjadinya pembengkakan serta luka pada jaringan di sekitar kandung kemih.

Lalu apa itu postpartum blues yang banyak disebutkan terjadi ? Kondisi tersebut juga bisa merupakan akibat dari perubahan hormon yang terjadi dalam tubuh. Postpartum blues atau dikenal juga dengan istilah baby blues adalah gangguan yang dapat terjadi pasca melahirkan. Gejalanya sendiri bisa berupa perubahan emosi yang tiba tiba, dan lain sebagainya.

Meski perubahan perubahan pada tubuh setelah melahirkan memang adalah hal yang wajar, namun apabila semua berlangsung dalam jangka waktu yang terlalu lama maka sebaiknya anda segera periksakan. Contohnya perubahan mood yang berlebihan dalam waktu lama, jika dibiarkan bisa berpotensi menjadi depresi atau gangguan mental yang lebih parah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *