5 Tips Jitu Mencegah Baby Blues Syndrome Saat Hamil

2 min read

Mencegah Baby Blues Syndrome Saat Hamil

Mengalami sindrom baby blues tidak akan menghalangi seseorang untuk bisa menjadi ibu yang hebat. Namun alangkah lebih baiknya bila gangguan mental yang terjadi setelah proses persalinan ini, dicegah kehadirannya bahkan selama masa kehamilan. Sebab beberapa penelitian menyebutkan baby blues syndrome saat hamil juga bisa terjadi. Berikut tips jitu mencegahnya.

Kiat Mencegah Terjadinya Baby Blues Saat Hamil

Beritahu Seluruh Anggota Keluarga

Saat dalam masa masa kehamilan, seorang wanita memang biasanya akan memiliki perubahan emosi yang signifikan. Dimana mereka akan lebih mudah mengalami mood swing atau emosi yang naik turun (tidak stabil). Bahkan sebagian besar wanita akan merasa sangat was was dan khawatir, dalam menunggu masa kelahiran si kecil.

Apabila anda mengalami perasaan tersebut, tidak ada salahnya untuk memberitahu seluruh anggota keluarga. Peran keluarga bisa sebagai wadah untuk menuangkan perasaan yang tengah anda alami. Daripada memendamnya seorang diri, bercerita dipercaya bisa membuat hati seseorang menjadi lebih lega. Maka segala ketakutan yang dirasa pun akan terurai perlahan.

Peran Suami

Keberadaan suami adalah hal yang sangat penting dalam mencegah baby blues syndrome saat hamil. Sebab banyak juga depresi yang dialami oleh wanita pasca melahirkan terjadi sebab hubungan yang tidak baik dengan pasangan. Selain itu mengalami kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukan oleh suami, juga bisa menjadi salah satu faktor terjadinya depresi.

Sebagai suami, anda bisa mengajak jalan jalan pasangan agar pikirannya menjadi lebih tenang. Bahkan meski hanya berjalan jalan di sekitar rumah juga adalah ide yang baik, mengingat bahwa usia kehamilan sudah mendekati waktu persalinan. Saat kegiatan jalan jalan ini, anda berdua bisa menghabiskan waktu berdua untuk bercengkrama perihal buah hati.

Gunakan Waktu Luang untuk Membaca Hal yang Positif

Mencegah Baby Blues Syndrome Saat Hamil

Jika anda sedang merasa cemas, gelisah, dan khawatir dalam menanti proses kelahiran buah hati. Maka sebaiknya anda menghabiskan waktu yang ada untuk membaca berbagai hal positif mengenai persiapan persalinan. Dengan begitu selain pikiran menjadi lebih tenang, anda bisa mempersiapkan diri dengan baik dalam proses melahirkan.

Melahirkan si kecil sendiri merupakan momen terbaik yang dapat dirasakan oleh setiap wanita yang akan menjadi ibu. Bayangkan bagaimana bahagianya akhirnya anda bisa bertemu dengan buah hati, yang telah anda kandung selama kurang lebih 9 bulan. Terus tanamkan dalam diri bahwa melahirkan si kecil, adalah pengalaman yang luar biasa dan menyenangkan.

Tanamkan Bahwa Baby Blues Tidak Menghalangi Anda

Cara lainnya untuk mencegah baby blues syndrome saat hamil, yaitu tanamkan dalam pikiran bahwa gangguan mental ini tidak akan menghalangi anda untuk menjadi seorang ibu yang hebat. Karena pada dasarnya, gangguan mental ini memiliki gejala yaitu khawatir, cemas, rasa rendah diri, tidak percaya diri, dan lain sebagainya.

Jadi penting bagi anda untuk menumbuhkan rasa percaya diri, bahwa anda nantinya bisa menjadi ibu yang baik untuk si kecil. Semua orang pernah, atau setidaknya sekali, berbuat salah dan kesalahan ini bisa membuat anda berjuang lebih kuat untuk menjadi seorang ibu yang hebat. Perangi pikiran negatif yang muncul dengan cara percaya pada diri sendiri.

Tumbuhkan Rasa Penasaran Bagaimana Menjadi Ibu yang Baik

Menumbuhkan rasa penasaran bagaimana cara menjadi ibu yang baik, ternyata juga sangat penting dan bisa membantu anda agar terhindar dari baby blues syndrome saat hamil. Anda bisa belajar dengan ibu anda sendiri atau ibu mertua, bagaimana cara merawat bayi baru lahir. Seperti bagaimana cara menggendong, membedong, atau menyusui si kecil.

Cara cara di atas bisa anda terapkan selama masa masa kehamilan hingga menjelang proses persalinan. Dengan berbagai cara tersebut, diharapkan semua wanita yang akan menjadi para ibu hebat bisa terhindari dari sindrom baby blues. Tentunya dukungan dari suami dan seluruh anggota keluarga bisa membuat semua proses menjadi lebih lancar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *