5 Penyebab Terjadinya Fenomena Baby Blues Pada Ibu Baru Pasca Melahirkan

2 min read

Baby Blues Pada Ibu Baru

Postpartum blues merupakan gangguan pada suasana hati yang kerap dirasakan oleh ibu pasca melahirkan. Gejala postpartum setiap wanita tidak selalu sama, namun ada beberapa faktor penyebab mengapa fenomena baby blues kerap terjadi. Untuk mengetahuinya berbagai penyebab utamanya, silahkan simak ulasan singkat berikut.

Penyebab Ibu Terserang Sindrom Baby Blues

Kelelahan Fisik

Kehadiran si kecil ke dunia berhasil membawa kebahagiaan tersendiri yang tidak dapat diungkapkan sebatas kata kata. Di sisi lain, kehadiran generasi penerus keluarga membuat kedua orang tuanya menjadi lebih sibuk dibandingkan sebelumnya, terutama bagi seorang wanita. Sebab mereka harus mengasuh anak kesayangannya tanpa melupakan tugas sebagai seorang istri.

Gaya hidup hingga kebiasaan lama tentu berubah drastis sejak menyandang status sebagai ibu. Bagaimana tidak, si kecil sangat membutuhkan bantuan orang lain dan selalu ingin disayang oleh keluarganya. Alhasil sang ibu harus pintar membagi waktu untuk mengurus bayinya. Besarnya beban yang harus ditanggung, membuat fisik mudah lelah hingga memunculkan postpartum blues.

Ketika menyadari bahwa tubuh kelelahan akibat kurang beristirahat, sebaiknya ambil waktu sejenak untuk merebahkan diri. Ambillah waktu tidur bersama dengan si kecil yang tengah terlelap, dan minta tolong kepada pasangan untuk menjaganya untuk sementara. Dengan saling bekerjasama, dijamin rasa lelah tidak akan membebani Anda.

Terjadi Penurunan Hormon Tubuh

Fenomena baby blues juga bisa terjadi akibat penurunan hormon tubuh dan mempengaruhi psikologis Anda. Ketika seorang wanita tengah hamil maka hormon tubuhnya akan terus meningkat, dan akan mengalami penurunan cukup drastis pasca melahirkan. Kondisi inilah yang memberikan dampak pada psikologis para ibu usai melahirkan.

Alhasil perubahan emosional membuat ibu mudah marah, tersinggung, kelelahan, hingga merasa ingin menangis meski tidak ditemukan penyebabnya. Kadangkala perubahan emosi yang keluapkan tidak dapat dikontrol, sehingga peran dan kehadiran pasangan dan keluarga tercinta memberikan kenyamanan dan ketenangan tersendiri.

Perubahan hormon mendadak bukanlah hal sepele, karena kondisi ini dapat mempengaruhi psikologis sang ibu yang merasakannya. Sehingga tidak mengherankan jika sang ibu merasa kesulitan mengontrol emosinya sendiri. Disinilah peran pasangan untuk membantu mengasuh si kecil sangat bermakna dalam bagi sang istri.

Tuntutan Beradaptasi

Tuntutan Beradaptasi

Menjadi seorang ibu bukanlah pekerjaan yang mudah. Bahkan jauh sebelum melangsungkan pernikahan, setiap pasangan harus dibekali dengan pengetahuan seputar janin dan bayi. Persiapan diri juga tidak kalah penting untuk bekal menikah, karena terdapat tuntutan berbeda ketika sudah berstatus menjadi orang tua baru agar fenomena baby blues dapat ditekan.

Dengan persiapan matang, ibu tidak akan terkejut ketika terjadi perubahan pada aktivitas harian hingga gaya hidupnya. Jika dahulu Anda masih bisa berjalan jalan santai kemanapun ingin pergi, maka keinginan tersebut harus ditunda karena si kecil membutuhkan orang lain karena masih belum bisa melakukan segala hal sendiri.

Perubahan Fisik

Perubahan fisik termasuk salah satu penyebab ibu terserang postpartum blues. Perubahan bentuk tubuh terjadi, karena janin yang berada di dalam rahim telah berhasil lahir ke dunia. Sayangnya sebagian para wanita merasa kesulitan untuk mengembalikan bentuk tubuhnya seperti saat muda, karena mereka harus memastikan jika kebutuhan nutrisi si kecil tetap terpenuhi.

Menjaga pola makan agar ASI tetap lancar merupakan sebuah prioritas menjadi seorang ibu. Perjuangan ini dilakukan agar si kecil dapat tumbuh dan berkembang optimal seperti anak seusianya. Para ibu juga memiliki tugas untuk mengasuh serta melakukan pekerjaan sebagai isri, sehingga waktu untuk merawat diri pun sangat sulit didapatkan.

Produksi ASI dan Terjadinya Perubahan Pada Payudara

Pasca melahirkan, tubuh wanita secara otomatis mempersiapkan diri untuk menyusui anaknya, yang ditandai dengan membesarnya payudara hingga membengkak akibat perubahan hormon. Alhasil sang ibu dapat memproduksi ASI sebagai asupan makanan utama. Namun perubahan inilah yang justru memunculkan fenomena baby blues.

Apakah bunda lebih muda tersinggung, marah, merasa lelah tidak berkesudahan, hingga menangis mendadak tanpa diketahui penyebabnya pasca melahirkan ? Kondisi menandakan bahwa Anda tengah berada di masa postpartum blues. Kondisi ini dapat terjadi saat dikaruniai anak pertama maupun kedua dan seterusnya, sehingga Anda perlu mengetahui penyebabnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *