5 Cara Tepat untuk Menghadapi Quarter Life Crisis

2 min read

Menghadapi Quarter Life Crisis

Apabila anda sedang berada di usia 20 an dan sering merasa galau, bingung, atau sulit dalam menentukan arah dan pilihan. Maka tidak perlu khawatir, karena hal tersebut merupakan hal yang normal terjadi. Fase ini biasa disebut dengan istilah quarter life crisis, yang melibatkan perasaan seperti frustasi hingga depresi. Berikut cara menghadapi quarter life crisis yang bisa dicoba.

Tips Menghadapi Fase Quarter Life Crisis

Coba Mencari Suasana Baru

Salah satu cara yang bisa anda lakukan ketika masuk dalam fase quarter life crisis yaitu cobalah mencari suasana yang baru. Pada fase tersebut, ketika anda berada di tempat yang sama dalam waktu yang cukup lama dan dengan orang orang yang sama pula. Bisa membuat anda menjadi merasa tidak dapat berkembang lebih jauh.

Karena pada dasarnya, lingkungan tempat tinggal sehari hari atau tempat anda beraktivitas dalam keseharian akan memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap pola pikir. Mungkin saja lingkungan sekitarlah yang membuat anda kesulitan menyadari masalah yang tengah dihadapi, jadi mencari suasana yang baru bisa dilakukan untuk mengatasi hal ini.

Tidak Mengikuti Standar Lingkup Sosial

Cara menghadapi quarter life crisis berikutnya, yaitu anda perlu mengusahakan untuk tidak mengikuti standar yang dibuat oleh masyarakat. Tidak semua yang dilakukan oleh lingkup sosial juga perlu untuk anda lakukan. Sebaiknya buang jauh jauh pikiran seperti ‘seharusnya saya melakukan itu seperti yang lainnya’, karena itu berarti anda sedang berusaha memuaskan orang lain.

Misalnya saja standar di usia berapa harus menikah, jenis profesi pekerjaan, jumlah pendapatan, apa saja yang harus dimiliki, dan lain sebagainya. Mengikuti standar masyarakat yang tidak ada habisnya akan membuat anda tidak bahagia dalam menjalani hidup. Dan malahan bisa membuat rasa percaya diri anda semakin menurun secara perlahan lahan.

Tidak Membandingkan dengan Teman

Tidak semua orang mengalami quarter life crisis, sehingga anda perlu mengetahui masalah seperti apa yang masuk ke dalam kategori ini. QLC atau quarter life crisis sendiri dapat ditandai dengan rasa tidak puas atau kecewa pada diri sendiri, yang terus menerus terjadi setiap anda sudah rampung melakukan suatu kerja keras.

Misalnya saja anda sudah bekerja keras di kantor, dan mendapat penghasilan yang cukup. Namun di balik itu semua terkadang melihat kehidupan teman yang terlihat jauh lebih menyenangkan, membuat anda merasa kecewa terhadap diri sendiri. Cara menghadapi quarter life crisis adalah mulai berhenti dari sekarang untuk membandingkan apa yang didapat dengan teman.

Jangan Biarkan Orang Lain yang Menentukan

Jangan Biarkan Orang Lain yang Menentukan

Terkadang, tidak jarang orang orang terdekat merupakan sekumpulan yang menjadi penghalang dalam menuju kebahagiaan. Meski tidak bermaksud begitu, namun kadang apa yang mereka pikir baik untuk anda sebenarnya belum tentu benar. Oleh sebab itu anda perlu untuk menentukan sendiri apa yang menjadi keinginan anda.

Meski sesekali anda perlu masukan dari keluarga atau teman, namun jangan biarkan mereka untuk membuat keputusan bagi apa yang ingin anda lakukan. Apabila ada yang meragukan kemampuan anda, yakinkan secara perlahan bahwa anda mampu melakukannya sehingga tidak membuat orang orang tersayang menjadi khawatir dan menghambat langkah tersebut.

Tanyakan pada Diri Apa yang Diinginkan

Berlanjut dari poin sebelumnya, untuk bisa melakukan hal tersebut dan sebagai cara menghadapi quarter life crisis, anda tentu harus mengetahui apa yang diinginkan oleh diri sendiri. Tanyakan jauh di dalam lubuk hati anda, apa impian terbesar dalam hidup serta apa yang ingin anda lakukan selanjutnya. Hal ini bisa membuat anda jadi lebih memikirkan masa depan yang tertata.

Anda bisa mengambil contoh dari tokoh terkenal Walt Disney, yang merupakan pemilik dari sebuah rumah produksi terkenal. Ia menciptakan semua karakter dalam filmnya di sebuah ruangan bernama The Dream Room. Dimana ia bisa menciptakan segala hal menjadi nyata. Dengan melakukan itu anda pun bisa mengantongi pemandu dalam menjalani tujuan hidup yang baru.

Setelah mengetahui keinginan dan tujuan hidup, serta berhenti membandingkan diri dengan orang lain. Tentu anda tidak akan mengalami quarter life crisis lagi, semua kerja keras anda tidak menghasilkan sebuah rasa kecewa. Yang ada malah anda akan merasa bangga terhadap diri, karena sudah mampu berdiri tegak setelah melewati berbagai masalah yang ada.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *